Posted in Uncategorized

Kelas Semesta: “Emotional Movement”

Ceritaku

Kelas semesta. Awalnya aku bertanya-tanya: apa sih kegiatan ini? Setelah akhirnya menemukan jawaban, aku mengetahui bahwa kelas semesta ini merupakan media pembelajaran untuk kita bersama, mengenai memerhatikan hal kecil yang ada yang ternyata merupakan hal terpenting dalam keseharian.

Dalam hari ini hal yang akan kita pelajari itu adalah mengenai emosi.

Hari Jum’at 14 Februari 2020 merupakan hari kita, KPB Rumah Belajar Semi Palar mempelajari banyak hal mengenai emosi. Diadakan di Taman Hutan Raya Bandung (Tahura).

Dalam sisiku, mulai dari awal kita berkumpul di Tahura sebenarnya aku sudah mulai mempertanyakan lagi apa sih kelas semesta ini? Aku memang sangat tertarik dengan berbagai macam hal yang bisa dipelajari, dan bahkan untukku semua hal itu bisa dipelajari. Mungkin aku yang bertanya-tanya ini sedang dalam “mode keraguan”-ku.

Karena tadinya aku merasa kegiatan ini akan membosankan atau bahkan tidak jelas, ternyata, ternyata semua keraguan dan bayangan negatif itu hilang selama kelas semesta ini berlangsung.

Kak Niko, seorang yang merupakan mentor kita dalam kegiatan ini. Kak Niko yang akan berbagi cerita dengan kita semua hari ini, dan harus kukatakan: semuanya sangat menarik.

Di awal Kak Niko bercerita tentang perjalanan menulisnya yang akhirnya sekarang dia telah membuat buku yang berjudul “Cerita Kembang Kertas”. Perjalananya sangat berwarna, penuh emosi (perasaan), dan pastinya juga penuh perjuangan untuk tak pernah berhenti.

Ngomong-ngomong, disini lah rasa kebosanan dan segala pikiran negatifku mengenai kelas semesta ini mulai memudar dan akhirnya menghilang.

~

Terus dan menerus kegiatan berlangsung dengan Kak Niko yang terus bercerita. Aku sendiri tidak pernah merasa bosan dalam mendengarkannya.

Setelah selesai bercerita, Kak Niko memberikan untuk kita masing-masing selembar kertas A4, dan untuk apa? Untuk menuliskan, lebih tepatnya mengekspresikan suatu permasalahan masing-masing yang paling diingat. Tetapi tenang, Kak Niko juga mengatakan bahwa mengekpresikannya tak perlu sampai yang menyebarkan hal yang sangat personal. Setelah itu kita semua langsung mulai menuliskan cerita kita ke dalam kertas masing-masing.

Setelah menuliskan semuanya, kita mengumpulkan semua kertas milik kita masing-masing ke Kak Niko, dan yang akan dilakukan selanjutnya adalah membacakannya. Kak Niko membalikan lalu mengacak kertas kita, dan memilih salah satu dari kita untuk membacakannya. Ngomong-ngomong di kertas masing-masing tidak ada namanya, jadi kita tidak tahu itu cerita dan milik siapa.

Proses pembacaan pun berlangsung, dengan emosional, dan penuh warna. Seperti dalam cerita itu penuh dengan curahan hati seorang yang menuliskannya dan bisa dirasakan “sangat nyata” secara tidak langsung.

Menari ternyata juga merupakan salah satu cara untuk mengelola emosi loh.

Kak Niko juga mengajak kita semua menari bersama, sampai mengundang seorang dancer profesional.

Kita semua menari dan terus menari bersama. Bahkan membagikan kelompok untuk membentuk sebuah 1 tarian utuh yang mengandung makna atau pesan di dalamnya. Aku harus bilang bahwa ini adalah kegiatan yang akan paling kuingat karena keseruan di dalamnya. Dengan kelompok masing-masing yang menciptakan gerakan berisi cerita di dalamnya, menampilkannya membuatku merasa sangat antusias. Ternyata mengelola emosi dengan dancing merupakan suatu hal yang seru menurutku.

Banyak hal dan lumayan simple sebenarnya, tetapi mengandung arti yang besar dan penting untuk diperhatikan bersama.

Intinya yang kupelajari adalah: memerhatikan dan mengelola segala hal dalam diri merupakan hal yang penting untuk diperhatikan, karena mungkin juga akan memengaruhi lingkungan dan orang-orang yang ada di sekitar kita.

Segala pelajaran yang didapatkan inilah yang membuat perasaan bosan dan negative thinking berubah drastis menjadi pelajaran dan pengalaman yang akan selalu diingat selama perjalananku berlangsung. (:

~

Terima kasih Kak Niko. Semoga semua pembelajaran dalam hari ini bisa “menemukan diri dan ceritaku untuk dibagi”. (:

Author:

Writing for fun, here @ WordPress. Let's go in to the adventure.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s